Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label pendidikan seksual anak

Mengajarkan Pendidikan Seksual yang baik dan Benar Kepada Anak Tanpa Tabu.

Beberapa waktu lalu tabunya pendidikan seksual dan organ reproduksi di Indonesia kembali terbukti dengan pernyataan keliru salah satu Pejabat pemerintah yang mengusulkan dilakukannya pemisahan kolam renang antara laki-dan perempuan dengan dalil bahwa dikhawatirkan terjadinya kasus kehamilan yang disebabkan oleh sperma yang dikeluarkan oleh pria yang dengan sengaja atau tidak sengaja di  kolam renang  dapat berenang menembus air kolam yang mengandung klorin itu menuju Rahim wanita yang menyebabkan kehamilan karena terlalu kuatnya kualitas sperma tersebut *tepok jidat* Duh! Ini darurat sekali, beliau-yang-berstatement-keliru-ini adalah pejabat tinggi yang harusnya ahli di bidangnya, kekeliruan beliau adalah salah satu bukti bahwa kita darurat pendidikan seksual dan reproduksi. Saya memahami statement beliau ini diberikan untuk menguatkan pentingnya terjadi pemisahan lokasi berenang antara perempuan dan laki-laki yang bertujuan untuk melindungi perempuan dari kasus peleceha...

Dua Garis Biru & Malangnya Remaja Indonesia

Dua garis Biru yang ditakuti orang dewasa Saya di akhir 2019  baru jua kesampaian untuk menonton film drama keluarga yang menjadi perdebatan banyak orang pada awal penayangannya. Yah, Dua Garis Biru, film ini pada awal penayangannya mendapat begitu banyak pertentangan oleh banyak pihak, terutama ormas, para orangtua, pemuka agama, dan sebagainya karena dianggap akan memberi dampak buruk berupa gagasan film ini akan mengajak para remaja untuk melakukan hubungan romansa di luar batas yang tentu saja sangat bertentangan dengan norma dan aturan agama di Indonesia. Well, walaupun sepanjang masa penayangannya di bioskop serentak dari awal sampai berakhir saya tidak menyempatkan diri untuk menonton film ini, tetapi diam-diam saya adalah pihak yang mendukung adanya film edukasi tabu semacam ini di Indonesia. Karena saya tau, maksud dan tujuan film ini jauh dari pandangan buruk yang terlebih dahulu disematkan oleh beberapa orang yang sebenarnya belum atau tidak pernah sekalipu...